RSU Syifa Medika Banjarbaru

Kunjungan Kaji Banding Manajemen RS Marina Permata Batulicin Ke RSU Syifa Medika Banjarbaru

Di posting oleh: Ilham Kurniawan

Banjarbaru, 8 Desember 2025 – Upaya peningkatan kualitas layanan dan manajemen operasional terus menjadi fokus Utama bagi fasilitas kesehatan di Kalimantan Selatan. Pada hari Senin, 8 Desember 2025, RS Marina Permata Batulicin melaksanakan kunjungan kaji banding (benchmark) ke RSU Syifa Medika Banjarbaru.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari dan mengadopsi praktik terbaik (best practice) yang telah berhasil diterapkan oleh RSU Syifa Medika, khususnya dalam aspek manajemen, layanan pasien, serta akselerasi digitalisasi melalui Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS). Kaji banding merupakan Langkah strategis untuk memetakan standar layanan dan mencapai efisiensi yang lebih baik di era transformasi kesehatan.

Dalam sambutannya, dr. Puga Sharaz Wangi, M.A.R.S. menyambut baik inisiatif ini. “Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman, terutama mengenai bagaimana integrasi data melalui SIMRS dapat memangkas birokrasi layanan. Saling belajar antar rumah sakit adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan di daerah kita,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Masliani dari RS Marina Permata Batulicin, menyampaikan apresiasinya. “Kami berharap dapat mengambil banyak pelajaran berharga, terutama melihat langsung bagaimana implementasi SIMRS yang mumpuni di RSU Syifa Medika mampu mendukung inovasi layanan dan efektivitas manajemen yang sangat rapi,” kata dr. Masliani Beberapa area yang menjadi fokus utama dalam kegiatan kaji banding ini antara lain:

  1. Sistem Manajemen Mutu: Pembahasan mengenai implementasi standar akreditasi dan peningkatan mutu berkelanjutan yang didukung oleh data real-time.
  2. Transformasi Digital & SIMRS: Tinjauan mendalam terhadap penggunaan sistem informasi yang terintegrasi, mulai dari pendaftaran online, rekam medis elektronik (RME), hingga manajemen stok farmasi dan penagihan untuk meminimalisir human error.
  3. Efisiensi Operasional: Strategi optimalisasi alur kerja digital untuk menekan biaya operasional dan mempercepat waktu tunggu pasien di setiap unit.
  4. Layanan Pasien dan Kepuasan Pelanggan: Studi mengenai penggunaan platform digital untuk meningkatkan patient experience dan kemudahan akses informasi bagi keluarga pasien.

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif dan peninjauan langsung ke unit layanan unggulan serta demo penggunaan modul SIMRS di unit kerja RSU Syifa Medika. Kegiatan kaji banding ini menegaskan komitmen kedua rumah sakit untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam rangka memberikan pelayanan Kesehatan berbasis teknologi terbaik bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

Sumber: Humas RSU Syifa Medika Banjarbaru